27 SMA/SMK Di Bali Ikut UN Berbasis Komputer

[DENPASAR] Para siswa-siswi dari 26 SMA/SMK di Bali akan mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) untuk tahun pelajaran 2015/2016 yang dimulai pada 4 April 2016. Dengan ujian berbasis  komputer ini diharapkan potensi kecurangan bisa ditekan.

“Secara total ada 27 sekolah jenjang SMP dan SMA/SMK di Bali yang akan melaksanakan UNBK pada tahun 2016 ini,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali Tjokorda Istri Agung  Kusuma Wardhani, di Denpasar, Senin (28/3).

Menurutnya, untuk jenjang SMP UNBK  hanya diikuti oleh satu sekolah yakni SMPN 1 Gianyar dan 26 sekolah lainnya merupakan jenjang SMA/SMK. “Terhadap sekolah-sekolah yang akan menyelenggarakan UNBK ini, pusat sudah melakukan pemantauan langsung dan bahkan sudah dilaksanakan simulasi,” ujar Kusuma Wardhani..

Dikatakan lebih jauh, dengan semakin banyak sekolah yang menyelenggarakan UNBK, justru akan menjamin pelaksanaan ujian menjadi transparan, biaya lebih murah, menutup peluang kerja sama para siswa serta bisa mengetahui hasilnya lebih cepat.

“Kami berharap setiap tahun agar ada peningkatan (peserta UNBK-red), kecuali memang bagi sekolah yang lokasinya tidak bisa terjangkau internet,” ujarnya seraya menyebutkan tahun lalu UNBK di Bali hanya diikuti satu sekolah yakni SMK TI Bali Global Singaraja.

Untuk mendukung kelancaran teknis pelaksanaan UNBK, Kusuma Wardhani mengatakan pihaknya  sudah bersurat resmi kepada PT PLN Distribusi Bali supaya tidak melakukan pemadaman listrik saat penyelenggaraan UN. “Bagi sekolah yang menyelenggarakan UNBK, salah satu syaratnya yakni memiliki perangkat komputer minimal sepertiga dari jumlah peserta UN,” katanya.

50 Siswa Tata Boga SMK Negeri 2 Tabanan Direkrut Hotel Pan Pacific Tanah Lot

MARGA – Sejak dibukanya Program Studi Tata Boga, siswa SMK Negeri 2 Tabanan makin berkibar. Jika pada awal berdirinya sekolah yang berlokasi di Belayu Marga ini menyandang sekolah IT (informasi Teknologi) namun seiring dengan perkembangan, justru jurusan Tata Boga menjadi incaran siswa baru. Dari  18 kelas dengan jumlah siswanya 582 orang, 11 kelas adalah jurusan Tata Boga dan hanya 7 kelas di jurusan IT.

“Bagi kami tidak masalah, karena intinya bagaimana sekolah ini bisa menyiapkan lulusan yang profesional siap bersaing dalam memasuki dunia kerja” Ujar Kepala SMK Negeri 2 Tabanan Drs. I Ketut Darmita Wirawan, M.Pd.

Dalam hal ini menurut pria yang akrab disapa Pak Agus itu, sebagai sekolah kejuruan, menyiapkan tenaga siap pakai wajib hukumnya, terlebih dalam menghadapi era persaingan global dimana dimana dunia usaha sangat membutuhkan SDM yang handal.

Powered by Adhie L. | Designed by: SMKN2TABANAN | Thanks to All, SMKN2TABANAN